PUSAT INFORMASI COVID-19 KABUPATEN CIANJUR

0853 2116 1119

Hubungi Layanan 24 Jam Tanggap Covid-19
Daftar Hotline Puskesmas

Data Covid-19 Cianjur

Update Jumat, 10 Juli  2020 Pukul 12.00

ODP (Orang Dalam Pemantauan)

Total

1029

Selesai

921 (10 meninggal)

Proses Pemantauan

108

Detail ODP Dalam Proses Pemantauan
Warga Negara WNI : 108 WNA : 0
Jenis Kelamin Laki Laki : 62
Perempuan : 46
Usia (tahun)   <   5 : 4
  6-19 : 19
20-29 : 18
30-39 : 23
40-49 : 21
50-59 : 17
60-69 : 5
70-79 : 1
 > 80  : 0

Orang yang mengalami demam (>38C) atau riwayat demam atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal diluar negeri/di Indonesia yang melaporkan transmisi lokal

PDP (Pasien Dalam Pengawasan)

Total

124

Selesai

71 (29 Meninggal)

Proses Pengawasan

53

Detail PDP Dalam Proses Pengawasan
Warga Negara WNI : 53  WNA : 0
Jenis Kelamin Laki Laki : 21
Perempuan : 32
Usia (tahun)    <   5 : 3
   6-19 : 4
20-29 : 11
30-39 : 12
40-49 : 3
50-59 : 4
60-69 : 11
70-79 : 3
 > 80  : 2
Orang dengan infeksi Saluran Pernapsan Akut yaitu demam (>38C) atau riwayat demam,disertai salah satu gejala penyakit pernapasan seperti batuk/sesak napas/sakit tenggorokan/pilek.pneumonia ringan hingga berat DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal diluar negeri/di Indonesia yang melaporkan transmisi lokal

Konfirmasi COVID-19 (Positif)

Total

5

Positif Aktif

0

Positif Sembuh

4

Selesai

1 (Meninggal)

Detail Konfirmasi Covid 19 Positif Aktif
Jenis Kelamin Laki Laki :
Perempuan :
Usia (tahun)    <   5 :
   6-19 :
20-29 :
30-39 :
40-49 :
50-59 :
60-69 :
70-79 :
 > 80  :
Detail Konfirmasi Covid 19 Positif Sembuh
Jenis Kelamin Laki Laki : 2
Perempuan : 2
Usia (tahun)    <   5 :
   6-19 :
20-29 : 3
30-39 :
40-49 :
50-59 : 1
60-69 :
70-79 :
 > 80  :
kunjungi sumber : https://pikobar.jabarprov.go.id
kunjungi sumber : https://covid19.kemkes.go.id
Lihat Dashboard Pemantauan Covid-19 Nasional
Lihat Dashboard Pemantauan Covid-19 Global

Kenapa harus Social Distancing

COVID-19 menyebar dengan cepat. Orang dapat terinfeksi tanpa menunjukkan gejala, namun tetap dapat menyebarkannya ke orang lain. Jika kita tidak melakukan upaya pencegahan berupa menghindari keramaian, jumlah orang terinfeksi akan meledak dan fasilitas layanan kesehatan akan kewalahan sehingga banyak kasus akan tidak tertangani.

Social distancing atau Jaga Jarak Sesama akan mengurangi laju penularan dan mengizinkan pasien terinfeksi untuk ditangani hingga sembuh

Berita Cianjur

lihat semua

HOAX Covid19

lihat di turnbackhoax.id

Lindungi Diri & Orang lain

Sampai saat ini COVID-19 belum memiliki vaksin, sehingga cara terbaik untuk tidak terinfeksi adalah dengan menghindari terekspos virus.

COVID-19 dapat menyebar dari orang ke orang melalui tetesan kecil (droplet) saat batuk atau bersin. Maka yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Sering cuci tangan dengan sabun atau hand-sanitizer
  • Hindari menyentuh wajah, terutama hidung, mulut, dan mata
  • Bersihkan permukaan benda yang disentuh banyak orang
  • Social Distancing! Minimalisir kontak fisik dengan sesama
  • Jaga jarak 1-3 meter dengan orang yang sakit
  • Jika sakit, maka: 1.Tinggal di rumah, 2.Gunakan masker

Tentang Covid19

COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh Novel Coronavirus (2019-nCoV), jenis baru coronavirus yang pada manusia menyebabkan penyakit mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Gejala umum berupa demam ≥38°C, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat/kontak erat dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.
Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19. Seseorang juga bisa terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita.
Selengkapnya di FAQ

Rumah Sakit Rujukan RSUD Sayang Cianjur