Setelah ditetapkannya Jawa Barat sebagai daerah KLB Covid-19, RSUD Cianjur ditunjuk sebagai salah satu Rumah sakit rujukan, kesiapan RSUD Cianjur untuk menerima suspect Covid-19 antara lain dengan manambah ruang isolasi dari semula 1 ruangan menjadi 5 ruang isolasi, ungkap kordinator lapangan tim penanganan pasien Covid-19 RSUD Cianjur, dr. M.F. Susanti H. So.An, MH.Kes

Selain menambah ruang isolasi, RSUD Cianjur juga telah membentuk tim pelaksana teknis dan tim klinis, sebanyak 15 orang dokter disiagakan, terdiri dari dokter spesialis paru, spesialis dalam, spesialis anak, radiologi, laboratorium dan anestesi.

Sejauh ini, penanganan terhadap pasien suspect, RSUD Cianjur baru tahap pemeriksaan di labolatorium RSUD untuk menentukan apakah pasien tersebut PDP atau ODP untuk selanjutnya hasil laboratorium tersebut diserahkan ke labkes di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kami siap menerima pasien, siapapun itu, tidak ada perbedaan mampu dan tidak mampu, karena ini adalah kejaian luarbiasa maka seluruh pembiayaannya ditanggung oleh pemerintah. Tegas Susanti.(Humas)