Juru bicara penanganan covid 19 kabupaten Cianjur, dr. Yusman menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah membentuk alur pelayanan dan penanganan covid 19, masyarakat bisa mengaksesnya melalui call centre atau melalui puskesmas, apabila ada pertanyaan atau informasi yang diinginkan oleh warga, call centre akan mengarahkan ke PIC puskesmas untuk menjawab semua pertanyaan atau laporan kasus dari masyarakat dan apabila ada indikasi maka puskesmas akan meneruskannya ke Tim Ahli yang terdiri dari para dokter spesialis yang telah dibentuk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur. .
Ditambahkan Yusman, bahwa kriteria ODP atau PDP bukan Puskesmas atau Dinas Kesehatan yang menentukan, melainkan Tim Ahli yang terdiri dari para dokter di seluruh puskesmas dan klinik mandiri, dokter spesialis paru, spesialis radiologi dan dokter spesialis patologi klinik. Selanjutnya Yusman menjelaskan, setelah ditetapkan oleh Tim Ahli, bagi masyarakat yang memerlukan rujukan maka akan difasilitasi oleh Call Cente ke Rumah Sakit Rujukan atau RSUD Sayang Cianjur. Saat ini menurut Yusman hanya RSUD Sayang yang ditetapkan oleh Gubernur Jabar sebagai Rumah sakit rujukan, tetapi semua rumah sakit di Kabupaten Cianjur Siap menerima pasien. Total ada 22 ruang isolasi di semua rumah sakit yaitu di RSUD Sayang, RSUD Cimacan, RSUD Pagelaran, RSDH dan Rumah Sakit Bhayangkara Cianjur.